5 Khasiat Astaxanthin Lebih Hebat dari Vitamin C

Klikdokter.com – Astaxanthin adalah karotenoid yang memiliki sifat antioksidan luar biasa dan penting untuk kesehatan. Dapat ditemukan pada alga, salmon, lobster, dan lain-lain.

Dalam kerajaan hewan, astaxanthin ditemukan dalam konsentrasi tertinggi pada otot salmon. Inilah menjadi sumber kekuatan dan daya tahan salmon untuk berenang melawan arus sungai dan air terjun selama berhari-hari.

Bagi manusia, astaxanthin adalah antioksidan kuat dengan implikasi kesehatan yang luas dan tidak seperti antioksidan lainnya, seperti beta karoten, zeaxanthin, vitamin E, C, D dan selenium, astaksantin tidak menimbulkan efek pro-oksidan pada tubuh.

Berikut adalah lima alasan mengapa Anda perlu mengonsumsi suplemen astaxanthin setiap hari:

1. Astaxanthin Dapat Meringankan Nyeri dan Peradangan

Astaxanthin mampu memblokir bahan kimia yang berbeda dalam tubuh yang membuat seseorang kesakitan. Meski 100 persen alami, astaksantin bekerja seperti beberapa resep analgesik, tetapi tanpa risiko kecanduan atau mulas.

2. Astaxanthin Membantu Memerangi Kelelahan

Kelelahan akibat olahraga bisa diatasi dengan astaxanthin. Selain itu, astaxanthin baik untuk pemulihan otot dan daya tahan tubuh yang lebih baik.

3. Astaxanthin Mendukung Kesehatan Mata

Sebuah uji klinis telah menunjukkan bahwa astaxanthin membantu mengatasi retinopati diabetik, degenerasi makula, serta ketegangan mata.

4. Astaxanthin Membersihkan Sel Tubuh

Molekul lipofilik dan hidrofilik yang ada pada astaxanthin memungkinkannya untuk menjangkau seluruh sel.

5. Astaxanthin Membuat Kulit Bercahaya

Telah ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa astaxanthin berpotensi meningkatkan kelembapan kulit, kehalusan, elastisitas, keriput halus, dan bintik-bintik.

Mengapa Kulit Wajah Membutuhkan Nutrisi Astaxanthin?

Kulit wajah merupakan bagian tubuh yang paling mudah terpapar racun dari lingkungan seperti tembakau, radiasi, dan asap kendaraan. Semua itu disebut sebagai oksidan dan menimbulkan radikal bebas.

Secara internal, radikal bebas dapat merusak jaringan dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Mereka melemahkan dan menghancurkan sel-sel serta DNA dalam sel. Para ilmuwan percaya bahwa kerusakan DNA adalah komponen utama dari proses penuaan. Jika DNA rusak, sel-sel berhenti berfungsi normal sehingga menyebabkan sejumlah potensi masalah dan penyakit.

Astaxanthin dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan-kerusakan maupun penuaan. Bahkan astaksantin ditemukan mampu mengurangi produksi melanin hingga 40%.

Telah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa astaksantin memiliki efek yang sangat positif terhadap kulit wajah.

Studi pertama dilakukan di Jepang. Penelitian tersebut mengkombinasikan 2 mg per hari dari astaxanthin alami dengan tocotrienol. Semua partisipan adalah perempuan dengan usia rata-rata empat puluh; sebagian dari mereka mengonsumsi plasebo dan bukan astaksantin. Setelah beberapa minggu, kulit wajah partisipan yang mengonsumsi astaksantin menjadi lebih lembap dan elastis. Sementara itu, kulit wajah partisipan yang mengonsumsi plasebo tidak mengalami perbaikan bahkan memburuk.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[]

« Lihat artikel lainnya