Penyebab dan Gejala Penyakit Radang Sendi

KlikDokter.com -Sendi adalah bagian tubuh di mana terdapat pertemuan antara ujung dua tulang, yang berfungsi untuk menggerakkan anggota tubuh. Contoh sendi termasuk sendi siku, sendi lutut, sendi jari tangan, sendi tulang belakang, sendi pangkal paha, dan sebagainya.

Pada keadaan tertentu, sendi dapat mengalami peradangan atau pembengkakan. Gangguan ini bisa terjadi pada salah satu sendi atau beberapa sendi. Peradangan pada sendi disebut dengan radang sendi atau dalam istilah medisnya adalah arthritis. Terdapat dua jenis utama arthritis, yaitu osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Osteoarthritis adalah suatu penyakit kronis yang mengenai sendi dan tulang di sekitar sendi tersebut. Osteoarthritis sering disebut radang sendi degeneratif, yang disebabkan oleh penuaan. Namun, osteoarthritis juga dapat dialami oleh orang yang berusia lebih muda, terutama diakibatkan oleh cedera, infeksi, atau beban terlalu berat pada sendi akibat kerja atau kegemukan.

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun, yaitu peradangan kronis pada sendi yang menyebabkan rasa sakit, bengkak dan kaku pada persendian (contohnya pada kaki dan tangan). Hal ini berarti bahwa sistem kekebalan tubuh menyerang bagian tubuh dan untuk alasan yang belum diketahui, sendi merupakan bagian tubuh utama yang dipengaruhi oleh kerusakan sistem kekebalan tubuh tersebut.

Gejala                                                                                                     

Gejala osteoarthritis

Keluhan yang terdapat pada osteoarthritis adalah nyeri pada sendi, terutama sendi yang menyangga berat tubuh (seperti sendi lutut atau pinggang). Nyeri biasanya dirasakan sesudah beraktivitas menggunakan sendi tersebut, dan membaik jika istirahat. Terkadang juga timbul rasa kaku pada sendi tersebut di pagi hari sesudah bangun tidur, berlangsung kurang dari 30 menit. Kaku ini akan membaik setelah digerak-gerakkan beberapa saat. Bila digerakkan bisa terdengar bunyi“krek” atau disebut krepitus.

Gejala-gejala yang terjadi antara lain:

  • Rasa nyeri yang mendalam.
  • Kesulitan memakai baju atau menyisir rambut.
  • Kesulitan mencengkeram benda.
  • Kesulitan duduk atau membungkuk.
  • Sendi terasa hangat saat disentuh.
  • Kekakuan di pagi hari selama kurang dari satu jam.
  • Nyeri saat berjalan.
  • Kekakuan setelah beristirahat.
  • Pembengkakan sendi.
  • Kehilangan gerak pada sendi.

Gejala rheumatoid arthritis

Gejalarheumatoid arthritis bisa datang secara bertahap atau mulai secara tiba-tiba. Tidak seperti osteoarthritis, gejala rheumatoid arthritis sering lebih parah, menyebabkan rasa sakit, kelelahan, kehilangan nafsu makan, dan kekakuan. Gejala-gejala dari rheumatoid arthritis, antara lain nyeri dan kaku, mengalami pembengkakan di tangan, pergelangan tangan, siku, bahu, lutut, pergelangan kaki, kaki, rahang, dan leher. Kadang-kadang rasa sakit terjadi pada salah satu bagian tubuh. Namun, nyeri rheumatoid arthritis lebih sering terjadi berupa kombinasi dari beberapa sendi, seperti pada tangan, lutut, dan kaki.

Gejala lain dari rheumatoid arthritis yaitu:

  • Kekakuan di pagi hari, yang awalnya hanya sebentar, bisa berlangsung berjam-jam atau bahkan sepanjang hari.
  • Kelelahan menyebabkan rasa lemas.
  • Peradangan dapat menyebabkan nafsu makan berkurang serta penurunan berat badan.
  • Demam, ruam, dan bahkan keterlibatan jantung atau paru-paru dan mata bisa terjadi.

Penyebab

Penyebab osteoarthritis

Osteoarthritis terjadi ketika terdapat kerusakan di dalam dan sekitar sendi, di mana kerusakan tersebut tidak dapat sepenuhnya diperbaiki oleh tubuh. Penyebab pasti dari osteoarthritis tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoarthritis, misalnya usia tua, cedera sendi, infeksi sendi, obesitas, dan riwayat keluarga.

Penyebab rheumatoid arthritis

Penyebab dari rheumatoid arthritis adalah sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melawan infeksi, tetapi justru menyerang sel normal pada persendian. Sistem kekebalan tubuh pada rheumatoid arthritis menyerang lapisan kapsul sendi, yaitu membran yang membungkus seluruh bagian sendi. Lapisan tersebut disebut dengan membran synovial – membran ini meradang dan membengkak yang pada akhirnya bisa merusak tulang rawan dan tulang di dalam sendi.

« Lihat artikel lainnya