Baca Ini Jika Anda Sering Nyeri Sendi

KlikDokter.com - Nyeri sendi dapat menghalangi kegiatan Anda sehari-hari. Ketika nyeri muncul, Anda perlu segera mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya untuk ditangani segera sehingga Anda dapat kembali beraktivitas.

Lokasi nyeri sendi yang paling sering dikeluhkan adalah pada daerah jari, bahu, ataupun lutut. Nyeri sendi dapat merupakan manifestasi adanya radang sendi (arthritis) seperti:

  • osteoarthritis atau rheumatoid arthritis,
  • cedera,
  • penyakit autoimun yang memicu radang sendi,
  • maupun keganasan (kanker).

Untuk memudahkan, berikut adalah faktor-faktor penyebab yang sering ditemui, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1. Nyeri bahu

Inflamasi (peradangan) otot atau sendi

  • Tendonitis: peradangan pada tendon rotator cuff, dan dapat disebabkan oleh gerakan repetitif berlebihan yang melibatkan gerakan lengan di atas kepala.
  • Bursitis: peradangan pada bursa (bantalan sendi untuk mengurangi gesekan antar tulang, otot, kulit). Sering kali juga disebabkan gerakan repetitif berlebihan yang melibatkan gerakan lengan di atas kepala.
  • Frozen Shoulder atau Adhesive Capsulitis: Umumnya bahu tidak mampu bergerak sama sekali. Kapsul bahu mengeras dan cairan sendi berkurang. Sering terjadi pasca pembedahan atau cedera.

8 Jenis Makanan Terbaik untuk Radang Sendi

Trauma atau cedera otot

  • Kasus yang sering terjadi adalah keseleo pada sendi bahu (sprain) yang terjadi ketika ligamen otot pada bahu robek atau berpindah dari lokasi aslinya. Penyebabnya yakni trauma akibat jatuh, atau hantaman benda keras pada bagian atas-depan bahu. Gejalanya adalah nyeri hebat dan perubahan bentuk bahu.
  • Dislokasi bahu: terjadi ketika otot dan ligamen bahu mengalami robekan atau teregang melebihi batas normal. Umumnya terjadi akibat kegiatan olahraga, terjatuh, atau terpuntir. Gejalanya adalah nyeri hebat dan kelemahan pada lengan, rasa longgar pada bahu, dan perubahan bentuk bahu

2. Nyeri Jari

Nyeri yang melibatkan daerah persendian jari umumnya diakibatkan peradangan, riwayat cedera, atau manifestasi penyakit sistemik.

Baca Ini Jika Anda Sering Nyeri Sendi

Pada peradangan seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, terdapat gejala pembengkakan, rasa hangat, dan kemerahan pada sendi jari. Pada kasus trauma atau cedera, umumnya disertai memar, dislokasi, dan fraktur pada tulang.

Pada penyakit seperti diabetes, dapat terjadi kerusakan saraf perifer yang memicu rasa nyeri, baal, hingga kesemutan pada jari atau juga dikenal sebagai neuropati perifer. Penyebab lain adalah sindrom terowongan karpal (carpal tunnel syndrome) yang bergejala kesemutan, baal, dan pada kondisi kronis menimbulkan gejala kram dan rasa terbakar pada jari.

3. Nyeri Lutut

Sendi lutut paling rentan terhadap kerusakan karena perannya dalam menopang berat tubuh, serta beban tambahan ketika kita berlari atau melompat. Orang-orang yang sering melakukan kegiatan olahraga, atau memiliki berat badan berlebih, lebih rentan mengalami gangguan tersebut.

Baca Ini Jika Anda Sering Nyeri Sendi

Trauma atau cedera perlu dicurigai bila Anda baru-baru ini melakukan aktivitas yang melibatkan lutut lebih banyak dari biasanya. Trauma umumnya melibatkan ligamen, meniskus, maupun otot di sekitar lutut.

Sementara itu pada sendi, nyeri umumnya diakibatkan peradangan sendi (arthritis), maupun peradangan pada bursa (bursitis). Artritis yang terjadi dapat berupa osteoarthritis, arthritis rheumatoid, arthritis septic, dan arthritis pirai. Sementara bursitis umumnya dipicu oleh gerakan menekuk lutut yang repetitif.

Bila nyeri yang Anda alami terjadi pada beberapa tempat secara bertahap atau sekaligus, maka Anda perlu mencurigai adanya arthritis. Penyakit arthritis dapat mengenai hampir semua sendi di seluruh tubuh. Selain nyeri, dapat ditemukan juga keluhan seperti pembengkakan hingga benjolan di sekitar sendi, bergantung pada jenis artritis tersebut. Dibutuhkan pemeriksaan langsung oleh dokter untuk memastikan penyebab nyeri sendi Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk evaluasi lebih lanjut.

« Lihat artikel lainnya